Makna Simbolis dalam Penggunaan Aksesoris Busana Adat Atoin Meto Timor Tengah Selatan
Keywords:
Aksesoris Busana AdatAbstract
Dalam berbusana dibutuhkan kerapian dan keindahan yang mencerminkan jati diri baik secara individu maupun kelompok. Setiap pengguna pakaian busana selalu diperlukan tampilan yang lengkap dengan aksesorisnya, baik untuk rapi, Indah, serta dikagumi dan mungkin paling kurang menjadi perhatian bagi orang lain yang melihat, memandang dan menikmatinya. Dalam berbusana juga mempunyai sistem dan cara tertentu dengan makna, nilai, norma, etika, filosofis, maupun latar belakang yang terkandung di dalamnya karena merupakan bagian dari seni itu sendiri. Seni tampilan dengan busana budaya akhir-akhir ini hampir terkikis, dalam penerapannya karena itu dipandang perlu untuk menjadi perhatian untuk dipertahankan.
Penggunaan seni busana baik secara individu maupun kelompok dapat ditampilkan busana modern maupun busana adat. Busana adat adalah busana yang dapat dihasilkan oleh pencetus yang digenerasikan pada pengrajin yaitu tenaga manusia secara langsung dan turun temurun dengan harapan terpelihara dengan menggunakan alat maupun bahan lokal dan lengkap dengan aksesorisnya karena mempunyai latar belakang, cerita, pengalaman, sejarah, cerita tertentu sesuai kelompok manusia dan kondisi daerah yang bersangkutan, baik dalam jenis, bentuk, maupun warna.
Bagi atoin meto Timor Tengah Selatan dalam menggunakan aksesoris busana adat mempunyai makna simbolis yang terkandung di dalamnya karena itu perlu dipertahankan, dilestarikan dan diteruskan dan diketahui sesuai normal, etika, makna filosofisnya karena menjadi jati diri daerah, serta memperkaya khazanah bangsa. Menyadari pentingnya penggunaan busana adat ini, maka terdoronglah saya menulis “MAKNA SIMBOLIS DALAM PENGGUNAAN AKSESORIS BUSANA ADAT ATOIN METO TIMOR TENGAH SELATAN"