Green City: Teori, Konsep dan Atribut Penilaian
Keywords:
Green CityAbstract
Buku ini sebagai kontribusi ilmiah dalam mengulas peran kota untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan dengan pendekatan konsep green city. Green city sebagai skema yang menformulasikan langkah-langkah praktis bagi pemerintah kota guna mencapaian tujuan dimaksud. Konsep ini menjadi urgen guna menjebatani gap antara kota sebagai konsentrasi penduduk dengan segala bentuk aglomerasinya, saat yang sama aktivitas penduduknya disinyalir banyak menyebabkan ketidakseimbangan lingkungan. Isu-isu ketidakseimbangan tersebut kemudian dikemas kedalam atribut penilaian green city.
Bahasan buku ini diawali dengan menyajikan konsep mengenai kota dan pertumbuhanya, kemudian teori elemen kota, kota yang berkelanjutan, serta green city dan atribut penilaiannya. Setiap negara memiliki atribut penilaian green city, tetapi pada prinsipnya memiliki kesamaan. Diantara atribut yang disajikan dalam buku ini adalah atribut yang digunakan di Eropa, Amerika, Asia, termasuk di Indonesia yakni Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH).
Poin penting yang menjadi kebaruan informasi buku ini yang belum banyak diulas adalah teori elemen (bentuk dan sejarahnya), perbedaan ruang terbuka hijau (RTH) dan ruang terbuka non-hijau atau ruang publik dalam implementasinya untuk kota hijau (green city). Terkahir adalah menyajikan teknik análisis green city sebagai rujukan bagi peneliti dalam menilai kinerja kota yang berkelanjutan.