Narmada, Lentera Kejayaan Mataram

Authors

  • I Gusti Agung Gede Artanegara Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV
  • Ni Made Dewi Wahyuni Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV

Keywords:

Lentera Kejayaan Mataram

Abstract

18 November 1894, perang adalah tragedi. Ini bukan  tentang kematian tetapi tragedi kemanusiaan dan kekalahan yang memihak Kerajaan Mataram. Bubrah dinasti Kerajaan Mataram menyebabkan taman narmada terbengkalai dan tak terurus. Ekspedisi Belanda di lombok tidak hanya meluluh lantakkan Kerajaan Mataram, tetapi juga peradabannya ikut dihancurkan. Barang kerajaan dijarah, dirampas, pergi ke Batavia dan selanjutnya dibawa ke Belanda. Ratusan barang berharga kerajaan habis tak tersisa, satupun tidak ada. Hitungan hari yang tak pernah kembali, Memasuki masa sandyakala, Raja terasingkan di Batavia hanya ditemani dengan keponakan dan para pengabdi kerajaan. Akibat perang itu, permaisuri bersama putra mahkota sudah pergi mendahului pergi menuju 
keabadian. Perang itu sangat tragis, 2000 pasukan kerajaan mati dalam kesetiaan, keberhasilan membunuh Mayor Jenderal Van Ham bersama matinya 500 pasukan Belanda pada tanggal 25 Agustus 1894 sungguh tak memiliki arti apapun. Begitu juga Taman Narmada yang akan selalu diingatnya sebagai karya monumental dari masa kejayaan dinasti dibawah kepemimpinan Raja Tritunggal (tiga raja bersaudara). 

 

Cover

Published

2025-03-18

Issue

Section

Berikut adalah Buku-Buku yang telah terbit ISBN