Teori Tata Kelola Spasial Berbasis ESG (Environmental, Social, Dan Governance)
Keywords:
Environmental, Social, Dan GovernanceAbstract
Buku Teori Tata Kelola Spasial Berbasis ESG (Environmental, Social, dan Governance) mengajukan paradigma baru dalam perencanaan dan pengelolaan ruang yang merespons krisis lingkungan, ketimpangan sosial, dan kelemahan tata kelola pembangunan di era Antroposen. Buku ini memandang ruang bukan sekadar objek teknis zonasi, melainkan sistem sosio-ekologis yang hidup dan sarat dimensi etis, sehingga menuntut pendekatan yang holistik, adaptif, dan berkelanjutan. Dengan mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam tata kelola spasial, buku ini menekankan pentingnya keseimbangan antara perlindungan lingkungan, keadilan sosial, dan akuntabilitas kelembagaan dalam setiap keputusan keruangan. Pembahasan disusun secara sistematis, mulai dari landasan ontologis dan kerangka teoretis, hingga aplikasi praktis pada berbagai sektor strategis seperti perkotaan, perdesaan, pesisir, pertambangan, kawasan industri, transportasi, dan energi. Buku ini juga menyoroti peran inovasi digital—termasuk big data, artificial intelligence, dan digital twin—dalam mendukung perencanaan ruang berbasis data dan transparansi.