Infeksi Kecacingan dan Dampaknya terhadap Anemia pada Ibu Hamil Perspektif Faktor Risiko

Authors

  • Grasiana Florida Boa Poltekkes Kemenkes Kupang
  • Ririn Widayastuti Poltekkes Kemenkes Kupang
  • Maria Mencyana P. Saghu Poltekkes Kemenkes Kupang
  • Petrus Belarminus Poltekkes Kemenkes Kupang
  • Hironimus Mone Ngongo Poltekkes Kemenkes Kupang
  • Julianus Lende Poltekkes Kemenkes Kupang

Keywords:

Perspektif Faktor Risiko

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang berdampak signifikan terhadap kesehatan ibu dan janin. Kondisi ini tidak hanya dipengaruhi oleh kekurangan asupan zat besi, tetapi juga oleh berbagai faktor risiko lain yang sering kali kurang mendapat perhatian, salah satunya adalah infeksi kecacingan. Infeksi kecacingan yang disebabkan oleh cacing usus seperti Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura, dan terutama Ancylostoma duodenale serta Necator americanus, dapat menyebabkan kehilangan darah kronis, gangguan penyerapan zat gizi, serta penurunan status kesehatan ibu hamil. Akibatnya, risiko terjadinya anemia meningkat dan dapat memengaruhi kualitas kehamilan serta luaran persalinan.
Monograf ini membahas secara komprehensif hubungan antara infeksi kecacingan dan kejadian anemia pada ibu hamil dengan meninjau berbagai faktor risiko yang berperan dalam proses terjadinya penyakit. Pembahasan diawali dengan konsep dasar anemia pada kehamilan, karakteristik infeksi kecacingan, mekanisme patofisiologis yang menghubungkan infeksi cacing dengan penurunan kadar hemoglobin, serta dampaknya terhadap kesehatan ibu dan janin. Selain itu, monograf ini menguraikan faktor-faktor risiko yang memengaruhi tingginya kejadian infeksi kecacingan pada ibu hamil, seperti kondisi sanitasi lingkungan, perilaku hidup bersih dan sehat, penggunaan alas kaki, kebiasaan mencuci tangan, tingkat pendidikan, status sosial ekonomi, akses pelayanan kesehatan, serta kondisi gizi ibu.
Berbagai hasil penelitian terkini disajikan untuk memberikan gambaran ilmiah mengenai besarnya kontribusi infeksi kecacingan terhadap kejadian anemia pada ibu hamil, khususnya di wilayah pedesaan dan daerah dengan sanitasi yang masih terbatas. Monograf ini juga mengulas strategi pencegahan dan pengendalian yang dapat dilakukan melalui pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Intervensi yang dibahas meliputi edukasi kesehatan, peningkatan sanitasi lingkungan, pemberian suplementasi zat besi, skrining kehamilan secara berkala, serta program pengendalian kecacingan yang terintegrasi dengan pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Sebagai karya ilmiah yang berbasis bukti, monograf ini diharapkan dapat menjadi sumber referensi bagi mahasiswa, dosen, peneliti, tenaga kesehatan, serta pengambil kebijakan dalam memahami kompleksitas hubungan antara infeksi kecacingan dan anemia pada ibu hamil. Dengan memahami berbagai faktor risiko yang berperan, diharapkan upaya pencegahan dan penanggulangan dapat dilakukan secara lebih efektif guna meningkatkan kesehatan ibu hamil, menurunkan angka kejadian anemia, serta mendukung tercapainya derajat kesehatan ibu dan anak yang lebih baik.

Cover

Published

2026-06-20

Issue

Section

Berikut adalah Buku-Buku yang telah terbit ISBN

How to Cite

Infeksi Kecacingan dan Dampaknya terhadap Anemia pada Ibu Hamil Perspektif Faktor Risiko. (2026). Tangguh Denara Jaya Publisher. https://repository.tdjpublisher.com/index.php/katalogtdj/article/view/777