Integrasi Pendekatan Multi Aspek dalam Pengembangan Kapasitas Institusional Bumdes
Keywords:
Kapasitas Institusional BumdesAbstract
Mengapa banyak Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) layu sebelum berkembang, terjebak dalam stagnasi, atau bahkan runtuh meski telah diguyur dana besar oleh pemerintah? Buku ini hadir untuk menjawab teka-teki tersebut dengan membongkar kegagalan model intervensi konvensional yang selama ini mendominasi pengembangan BUMDes di Indonesia. Selama ini, pengembangan BUMDes sering kali terjebak pada pendekatan teknokratis yang seragam (one-size-fits-all) dan terlalu berpusat pada kucuran modal (capital-centric). Buku ini mengkritik tajam asumsi dasar yang menganggap bahwa injeksi dana dan regulasi akan secara otomatis mendongkrak kapasitas institusional. Alih-alih berhasil, pengabaian terhadap "patologi kelembagaan" dan realitas sosiopsikologis di akar rumput justru kerap memicu moral hazard dan kelumpuhan struktural. Buku ini adalah bacaan wajib bagi para pembuat kebijakan, kepala desa, pengurus BUMDes, pegiat pemberdayaan masyarakat, serta akademisi yang ingin memahami bagaimana membangun ekosistem ekonomi perdesaan yang benar-benar tangguh, inklusif, dan berpijak pada realitas sosial masyarakat lokal.